Judul :Bumi Manusia
ISBN : 979-97312-3-2
Pengarang : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit : Hasta Mitra
Tahun Terbit : 2000
Sampul : Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Jumlah Halaman : 535 Halaman
ISBN : 979-97312-3-2
Pengarang : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit : Hasta Mitra
Tahun Terbit : 2000
Sampul : Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Jumlah Halaman : 535 Halaman
Sinopsis:
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation
Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan
sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional
mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan
pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian
bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia modern.
Roman bagian pertama; Bumi Manusia, sebagai
periode penyemaian dan kegelisahan dimana Minke sebagai aktor sekaligus
kreator adalah manusia berdarah priyayi yang semampu mungkin keluar
dari kepompong kejawaannya menuju manusia yang bebas dan merdeka, di
sudut lain membelah jiwa ke-Eropa-an yang menjadi simbol dan kiblat dari
ketinggian pengetahuan dan peradaban.
Pram menggambarkan sebuah adegan antara Minke dengan ayahnya yang
sangat sentimentil: Aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat
dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku dan orangtuaku, waktu
lebaran. Dan yang sekarang tak juga kuturunkan sebelum Bupati itu duduk
enak di tempatnya. Dalam mengangkat sembah serasa hilang seluruh ilmu
dan pengetahuan yang kupelajari tahun demi tahun belakangan ini. Hilang
indahnya dunia sebagaimana dijanjikan oleh kemajuan ilmu …. Sembah
pengagungan pada leluhur dan pembesar melalui perendahan dan penghinaan
diri! Sampai sedatar tanah kalau mungkin! Uh, anak-cucuku tak kurelakan
menjalani kehinaan ini.
“Kita kalah, Ma,” bisikku.
“Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.”


0 comments:
Post a Comment