Judul : Anak Semua Bangsa
Pengarang : Pramoedya Ananta Toer
Editor : Joesoef Isak
Penerbit :Hasta Mitra
Tanggal – tahun terbit : 2001
Pengarang : Pramoedya Ananta Toer
Editor : Joesoef Isak
Penerbit :Hasta Mitra
Tanggal – tahun terbit : 2001
Sinopsis Buku:
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi
sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan
menentukan, namun juga mengisi isu kesusasteraan yang sangat minim
menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi
bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah
secara lain dan dari sisinya yang berbeda.
Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Pembagian ini bisa juga
kita artikan sebagai pembelahan pergerakan yang hadir dalam beberapa
periode.
Roman kedua Tetralogi, Anak Semua Bangsa,
adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit
lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan
kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara
kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan di
selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan
Sidoarjo dan pertemuannya dengan Khouw Ah Soe, seorang aktivis
pergerakan Tionghoa, korespondensinya dengan keluarga De la Croix
(Sarah, Miriam, Herbert), teman Eropanya yang liberal, dan petuah-petuah
Nyai Ontosoroh, mertua sekaligus guru agungnya, kesadaran Minke
tergugat, tergurah, dan tergugah, bahwa ia adalah bayi semua bangsa dari
segala jaman yang harus menulis dalam bahasa bangsanya (Melayu) dan
berbuat untuk manusia-manusia bangsanya.


0 comments:
Post a Comment